Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat

Diterbitkan 1 Tahun lalu di Kategori Kesehatan. 9443 Melihat

Semoga artikelnya bisa bermanfaat untuk kita semua

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat

Pembangunan masyarakat desa (PKMD) adalah rangkaian kegiatan masyarakat yang dilakukan atas dasar gotong royong dan swadaya dalam rangka menolong diri sendiri dalam memecahkan masalah untuk memenuhi kebutuhan dibidang kesehatan dan dibidang lain yang berkaitan agar mempu mencapai kehidupan sehat sejahtera (Departemen Kesehatan RI,2005).

 

Pengertian PHBS

 

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) Hidup bersih, sehat, bahagia dan sejahtera lahir batin adalah dambaan setiap orang. Hidup berkecukupan materi bukan jaminan bagi seseorang bisa hidup sehat dan bahagia. Mereka yang kurang dari sisi materi juga bisa menikmati hidup sehat dan bahagia. Sebab, kesehatan terkait erat dengan perilaku atau budaya. Perubahan perilaku atau budaya membutuhkan edukasi yang terus menerus. Pemerintah sudah cukup lama mengupayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

 

Indikator PHBS

 

Indikator yang digunakan dalam pendataan PHBS meliputi sebelas indikator perilaku, antara lain :



    • Tidak merokok

 

    • Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan

 

    • Pemberian ASI eksklusif

 

    • Imunisasi

 

    • Balita ditimbang

 

    • Sarapan pagi

 

    • Makan buah dan sayur

 

    • Cuci tangan

 

    • Gosok gigi, dan

 

    • Olahraga



 Dari aspek lingkungan, harus memenuhi tujuh indikator yaitu :



    • Tersedianya jamban,

 

    • Air bersih

 

    • Bebas jentik

 

    • Pemilahan sampah

 

    • Sistem pembuangan air limbah (SPAL)

 

    • Ventilasi

 

    • Lantai, dan

 

    • Kepadatan rumah



 

 

Budaya atau perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi bagian integral dari kehidupan kita. PHBS harus tertanam pada anak sejak kecil sehingga mereka sudah terbiasa dengan pola hidup bersih dan sehat hingga mereka dewasa. Kesehatan adalah investasi kita di masa kini dan masa depan. Masyarakat juga harus disadarkan bahwa kesehatan dibangun bukan oleh obat-obatan atau tindakan kuratif lainnya, tapi 75 % kesehatan kita dibangun oleh lingkungan yang sehat dan perilaku hidup bersih dan sehat. Tidak ada yang bisa kita kerjakan bila badan kita sakit. Bahkan, tidak ada artinya perjalanan karier yang menanjak bila kondisi fisik, psikis, dan lingkungan kita makin buruk. Sasaran PHBS Meluputi :

 

PHBS di Sekolah ( Institusi Pendidikan )

 

Sasaran PHBS di tatanan institusi pendidikan adalah seluruh anggota keluarga institusi pendidikan dan terbagi dalam :

 

Sasaran Primer

 

Adalah sasaran utama dalam institusi pendidikan yang akan dirubah perilakunya atau murid dan guru yang bermasalah (individu/kelompok dalam institusi pendidikan yang bermasalah).

 

Sasaran Sekunder

 

Adalah sasaran yang dapat mempengaruhi individu dalam institusi pendidikan yang bermasalah misalnya, kepala sekolah, guru, orang tua murid, kader kesehatan sekolah, tokoh masyarakat, petugas kesehatan dan lintas sektor terkait, PKK

 

Sasaran Tersier

 

Adalah sasaran yang diharapkan dapat menjadi unsur pembantu dalam menunjang atau mendukung pendanaan, kebijakan, dan kegiatan untuk tercapainya pelaksanaan PHBS di institusi pendidikan misalnya, kepala desa, lurah, camat, kepala Puskesmas, Diknas, guru, tokoh masyarakat dan orang tua murid.

 

PHBS di Rumah Tangga

 

PHBS di Rumah Tangga adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. PHBS di Rumah Tangga dilakukan untuk mencapai Rumah Tangga ber PHBS yang melakukan 10 PHBS yaitu :



    1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan;

 

    1. Memberi ASI ekslusif;

 

    1. Menimbang balita setiap bulan;

 

    1. Menggunakan air bersih;

 

    1. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun;

 

    1. Menggunakan jamban sehat;

 

    1. Memberantas jentik dd rumah sekali seminggu;

 

    1. Makan buah dan sayur setiap hari;

 

    1. Melakukan aktivitas fisik setiap hari; dan

 

    1. Tidak merokok di dalam rumah.



PHBS di Institusi Kesehatan

 

PHBS di Institusi Kesehatan adalah upaya untuk memberdayakan pasien, masyarakat pengunjung dan petugas agar tahu, mau dan mampu untuk mempraktikkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan berperan aktif dalam mewujudkan Institusi Kesehatan Sehat.

 

PHBS di Tempat Kerja

 

PHBS di Tempat kerja adalah upaya untuk memberdayakan para pekerja agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam mewujudkan Tempat Kerja Sehat. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Tempat kerja antara lain :



    1. Tidak merokok di tempat kerja

 

    1. Membeli dan mengkonsumsi makanan dari tempat kerja

 

    1. Melakukan olahraga secara teratur/aktifitas fisik

 

    1. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun sebelum makan dan sesudah buang air besar dan buang air kecil

 

    1. Memberantas jentik nyamuk di tempat kerja

 

    1. Menggunakan air bersih

 

    1. Menggunakan jamban saat buang air kecil dan besar

 

    1. Membuang sampah pada tempatnya

 

    1. Mempergunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai jenis pekerjaan



PHBS di Tempat Umum PHBS



    1. Gerakan Pemberdayaan Pemberdayaan

 

    1. Binasuasana



Terdapat tiga pendekatan dalam Bina Suasana, yaitu :



    1. Pendekatan Individu

 

    1. Pendekatan Kelompok

 

    1. Pendekatan Masyarakat Umum



Advokasi Advokasi. Sasaran advokasi umumnya berlangsung tahapan-tahapan, yaitu



    1. Mengetahui atau menyadariadanya masalah.

 

    1. Tertarik untuk ikut mengatasi masalah.

 

    1. Peduli terhadap pemecahan masalah dengan mempertimbangkan berbagai alternatif pemecahan masalah.

 

    1. Sepakat untuk memecahkan masalah dengan memilih salah satu alternative pemecahan masalah.

 

    1. Memutuskan tindak lanjut kesepakatan.

 

Tags: PHBS,